Mulut Kotak
Friday, March 14th, 2008
Pemirsa blog yg budiman, setelah lamaaaaaaa sekali blog ini tidak diupdate. Maka kali ini saya kembali dengan review film berjudul: LOVE
Beberapa hari yg lalu saya menikmati film ini di bioskop 21 bersama Pindut. Maksut hati ingin menonton Ayat-Ayat Cinta, tapi siang hari sebelom nonton sudah dapat versi bajakannya. Jadi kami memutuskan untuk nonton bajakannya saja dan beralih ke film Love. Hehehe *Maaf untuk pak Punjabi, pendapatan anda hanya akan berkurang sedikit karena perbuatan saya. Dan pendapatan anda juga hanya akan bertambah sedikit kalau saya menonton filmnya resmi di bioskop. Hehe*
Film ini sebenarnya sangat menarik, konon kabarnya mengadaptasi film dari malingsia *ini termasuk nyontek film mereka gak yah?* dan mirip konsep Film Love Actually, dimana dalam satu film mengisahkan banyak kisah cinta yg tidak saling berhubungan.
Kisah cinta yg akhirnya happy ending adalah kisah Nugroho (Sophan Sophiaan) dan Lestari (Widyawati), Rama (Fauzi Baadilla) dengan Iin (Acha Septriasa), Tere (Luna Maya) dan Awin (Darius Sinahtrya). Sedangkan kisah yg happy endingnya sedih adalah kisah Restu (Irwansyah) dan Dinda (Bella), Gilang (Surya Saputra) dan Miranda (Wulan Guritno).
Soundtracknya digarap oleh Erwin Gutawa, mantep banget! Gambar yg bagus dan gak monoton. Tokoh2 yg saling tidak berhubungan kadang2 saling bertemu tanpa direncana. Setting lokasi yg berganti2. Pokoknya keren.
Tetapi tetap saja ada hal yg agak bikin pusing. Yg paling bikin pusing adalah mulut Acha Septriasa yg berbentuk kotak waktu nangis bombay. Saya sampe kaget karena seluruh penonton malah justru tertawa melihat adegan mengharukan tersebut. Dan saya benar2 heran bagaimana dia bisa membentuk mulutnya sedemikian rupa menjadi kotak begitu..
Yg kedua adalah waktu Irwansyah ngejar Bella mau kenalan. Gila aja, di kota seperti Jakarta ini, klo ada orang kayak gitu yg ada malah diteriakin rampok..
Yg ketiga adalah waktu Bella ngasih tau Irwansyah bahwa dia kena kanker payudara. Cara ngasih taunya juga aneh, nyuruh Irwansyah megang dadanya. Dan gak ada keterangan apa2. Dia cuma bilang, “Gue gak punya yg cewek lain punya..” Klo penonton gak ngeh, pasti mikirnya Bella ngasih tau ke Irwansyah klo dia gak punya payudara alias bencong!! Untung Bella gak mengarahkan tangan Irwansyah ke pertigaannya sambil bilang “Masih gak percaya gue bencong? Nih pegang, ayo main anggar…” Hehe
Ya sudah segitu saja reviewnya. Ternyata film yg cukup OK, walopun tadinya saya males nonton karena di poster filmnya ada gambar Laudya Chintya Bella gede banget. Masih trauma dengan film Bukan Bintang Biasa.. Dan mungkin di masa mendatang saya justru akan trauma klo ada film yg dibintangi Hantu Bermulut Kotak.
Posted in Movie | 21 Comments »





