Lele Nostalgia
Monday, November 12th, 2007Postingan hari ini kita akan kembali ke masalah makanan. Kebetulan kemaren waktu ngelembur saya pinjam motor satpam buat keluyuran bentar cari makan. Untuk mempersingkat waktu dan tempat, maka diputuskan untuk mampir ke warung pecel lele di depan PLTGU Muara Karang. Saya menyebutnya lele nostalgia. Mengapa?
Ini adalah tempat makan pertama saya saat tiba di Jakarta! Saya ingat benar, hari itu hari selasa sore. Saya baru saja turun di stasiun gambir untuk mengadu nasib di ibu kota, dengan celana jeans robek di lutut dengan maksut biar gaya, tapi apa mau dikata klo hasilnya justru mirip tunas wisma (keluh).
Saya turun tepat di gerbang PLTU, dan dengan cepat segera meraih HP untuk menelepon anak2 yg sudah sampai di kota ini kemaren. “Jemput dunk!” begitu permohonan saya pada anak2. Dengan gagah berani tampillah 5 orang pemuda kekar, berambut cepak, dan berkaos tentara, menjemput saya. Saya sempat panik, padahal saya tidak melakukan tindak kejahatan apapun. Oh.. ternyata itu kawan2 saya. Lega rasanya.
Dengan cepat saya mulai menyeret koper gede milik emak ini ke mess yg sudah disediakan pihak kantor. Tapi, karena perut sudah hampir nempel dengan punggung, diputuskan dulu mampir ke warung pecel lele di depan PLTGU. Kami cukup kaget, ternyata harganya cukup mahal, 6000 rupiyah!! Padahal kami biasa makan pecel lele di kampung seharga 3500 rupiyah saja. Hiks.. Semenjak itu, hari2 kami senantiasa diisi dengan lele dan lele lagi. Maklum tidak ada makanan lain dekat sana. Dan kami juga tak punya kendaraan. Klo punya juga gak tau jalan.. Ya mau gimana lagi..
Sekarang, hampir setahun berlalu, dan saya kembali makan di tempat ini. Ada rasa haru meliputi. Angin sore sepoi2 mengantarkan saya pada kenangan jaman itu. Saat masih culun2 datang ke ibu kota.
Tapi keharuan itu buyar seketika..
Penjual: Mas, sudah mas..
Saya : *kaget, dengan mata masih berkaca2 terharu* Oh iya pak.. brapa?
Penjual : Masih sama mas..
Saya : 6000 yah?
Penjual : *dengan senyum licik* … 7000 mas..
Saya: (keluh)
Posted in Makan Dulu | No Comments »





