doingword.com

Archive for the ‘Ordinary Days’ Category

Bebaskan

Monday, June 1st, 2009

bad-boy-bill-5.jpgPemirsa Blog yg Budiman..

Berapa usiamu sekarang? 17? 18? Percayalah, saya pun pernah merasakan rasanya menjadi remaja seumuran itu. Saat2 dimana rumah menjadi seperti penjara. Saat2 dimana semua orang dewasa menjadi terdengar sok tau dan seperti tidak pernah muda. Saat2 dimana jalanan lebih membuatmu nyaman daripada kasur di kamarmu sendiri.

Kamu mulai mencoba menyalakan batangan tembakau sepanjang 9 cm yg biasa disebut rokok. Berteman akrab dengan gitar. Mengutip kata2 para musisi2 urakan yg mati overdosis atau mati bunuh diri. Menjadikan mereka seakan2 mereka musisi yg menjadikan WR Supratman atau Ludwig Van Bethoven seperti musisi kacangan. Dan semua itu justru membuatmu semakin dianggap makhluk aneh oleh orang tua dan keluarga. Kamu semakin merasa mereka musuh nomor satu yg mengekang kebebasanmu.

Di saat2 seperti itu biasanya dulu saya akan segera ada di barisan terdepan konser2 musisi rock. Saya bahkan tidak peduli mereka terkenal atau tidak. Saya tidak peduli mereka membawakan musik rock jenis apa. Heavy Metal? Trash Metal? Nu Metal? Hip Metal? Bahkan Punk atau Ska sudah cukup untuk saya. Yg penting berada disana membuat saya memiliki keluarga yg benar2 memahami saya. Mereka membuat saya berkeringat, babak belur bila harus slam dance dengan penonton lain, kehabisan napas, kaki terinjak2, dan berbagai macam siksaan lain. Tapi satu hal, mereka membuat saya bahagia. Mereka membuat saya tertawa lepas. Membuat saya mengumpat sampai tenggorokan tercekat dan suara habis. Membuat saya menghempaskan badan kesana kemari sampai saya tak punya tenaga lagi. (more…)

Posted in Ordinary Days | 14 Comments »

Saya Kembali

Wednesday, February 18th, 2009

Pemirsa Blog yg Budiman..

Setelah sekian lama akhirnya saya kembali beraktifitas di dunia per-blog-an. Mungkin banyak diantara anda yg penasaran, apa yg terjadi dengan saya, dan menunggu2 postingan terbaru saya. Untuk itu saya mengucapkan beribu kata maaf. Bukan bermaksut membuat hati anda sekalian gundah gulana, tapi memang saya benar2 sedang terserang hiatus.

Sebenarnya bukan hanya hiatus semata. Tapi memang kesibukan saya benar2 sedang dipuncak. Sejak kisah sukses saya diangkat sebagai pegawai tetap di perusahaan tempat saya bekerja sekarang, entah mengapa pekerjaan menjadi tiada habisnya. Apalagi pengangkatan tersebut disertai dengan dipindahnya salah satu partner in crime saya di kantor ini, menuju ke kantor pusat. Tadinya perubahan status dari team IT menjadi single fighter IT ini saya kutuk habis2an. Sempat membuat saya down beberapa saat karena merasa ini benar2 tidak adil. Newbie seperti saya harus berjibaku sendirian di kantor ini? (more…)

Posted in Ordinary Days | 6 Comments »

Get The Life

Friday, November 28th, 2008

Pemirsa Blog yg Budiman..

Tulisan ini ditemukan di salah satu thread di Kaskus. Sebenarnya singkat, sederhana. Tapi cukup dalam. Berikut petikannya:

Friendster adalah solusi menyenangkan bagi cowok-cowok yang sulit dan
takut memulai hubungan di dunia nyata. Cewek terbiasa dengan tumpukan pesan & wink setiap hari dari puluhan cowok kelaparan. Jangankan dibalas, dibaca pun tidak, karena mereka sudah tahu apa tujuan kamu. Cewek dalam Friendster adalah makhluk egois yang hidup dan makan dari penyembahan para cowok budak dan fans-nya. Jika kamu mengirim message, wink, atau add as friend, kamu hanya akan menambah tinggi ego tersebut. Ilusi Harapan, Ilusi Upaya. Kamu merasa seolah berhasil mendapatkan cewek hanya dengan berhasil Add As Friend atau karena dia menjawab message pertamamu Sekalipun dia tidak pernah membalas lagi kemudian, kamu tetap merasa sudah berhasil memulai sebuah hubungan Menyedihkan. Saya tidak anti Friendster jelas tempat yang menyenangkan untuk bermain-main dan mencari teman. Kita patut berterimakasih pada penciptanya. Tapi jika tujuanmu adalah mendapatkan cewek, DEMI TUHAN kamu harus BERHENTI mengudak-Aduk disana.

Nasihat yg harus dipertimbangkan oleh sebagian [besar] orang. Get The Life! Tapi thanx to friendster, karena saya pun mengenal Pindut dari sana..

Posted in Ordinary Days | 3 Comments »

27 Aktor atau 27..

Monday, November 3rd, 2008

film19511.jpgPemirsa Blog yg Budiman..

Kemarin minggu siang, saya dan Pindut berencana cari suasana yg adem di tengah keadaan kota Jakarta yg puanasss.. Akhirnya setelah browsing2, terutama browsing situs21, diputuskan nonton. Dan pilihan jatuh ke film Cinta Setaman. Film karya Harry Dagoe, sutradara yg hanya menjadi aktor di film yg disutradarainya. Film yg menghadirkan 27 aktor dan aktris terkenal.

Di jakarta, film ini hanya hadir di 5 bioskop, karena ternyata film ini film yg sudah cukup lama beredar, dan hampir selesai masa tayangnya. Di Slipi Jaya pun film ini hanya kebagian 2 jam tayang di salah satu studio. Beda banget dengan film2 lain yg dapat jatah satu studio, full seharian. Dan saat itu penontonnya pun tinggal sedikit. Hmm mungkin karena film ini sudah hampir habis masa tayangnya.

Tapi ternyata mungkin sebabnya bukan itu. Hehehe

Film ini di sutradarai oleh Harry Dagoe, sutradara idealis yg cukup berbakat. Filmnya Pachinko And Everyone Happy (2001) cukup mendapat sambutan masyarakat internasional. Film ini digadang2 bakalan booming karena diperankan oleh 27 aktor dan aktris ternama semacam Nicholas Saputra, Surya Saputra, Marsha Timothy, Atiqah Hasiholan, Lukman Sardi, Davina, Jajang C Noer, Slamet Rahardjo, Ria Irawan, Harry Dagoe Suharyadi, Djenar Maesa Ayu, Alex Abbad, Rudy wowor, Julia Perez, Indy Barend, Dennis Adiswara, Joko Anwar, Yan Wijaya dll. Film ini menceritakan 8 kisah cinta, kisah cinta yg tidak selalu manis, tapi realistis. Sangat realistis. Pemirsa, ijinkan saya menceritakan sedikit kisahnya, bukan bermaksut jadi spoiler..Jadi bagi anda yg tidak ingin tau ceritanya sebelum nonton, jangan lanjutkan membaca.. (more…)

Posted in Movie, Ordinary Days | 14 Comments »

Negara Yang Aneh (part.2)

Thursday, October 30th, 2008

Pemirsa Blog yg Budiman..

Setelah postingan kemaren tentang keanehan negara ini, dalam hal perusahaan/instansi pemerintah/negara, saya juga menemukan kenehan lain, tapi kali ini dari sisi masyarakat umum.

Pindut yg sekarang sudah terjerembab ke dalam dunia pengangguran, sekarang disibukkan dengan aktivitas cari kerja. Join milis ini itu, daftar di situs2 lowongan kerja, beli Kompas Sabtu-Minggu hanya untuk membaca Klasika, dan rajin2 menggosip demi mendengar cipratan berita lowongan dari handai taulan. Saya juga tak ketinggalan ikutan sibuk buka2 koran dan milis supaya ada hot news untuk Pindut. Dan dari sana saya melihat beberapa keanehan lagi..

Lowongan yg tidak menyertakan nama perusahaan
Saya benar2 tidak mengerti apa maksud orang yg membuka lowongan pekerjaan, tanpa menyebutkan nama perusahaan dengan jelas. Bahkan dibela2in menggunakan alamat PO.BOX agar alamat kantornya tidak ketahuan orang.

Posted in Ordinary Days | No Comments »

Negara Yang Aneh

Tuesday, October 28th, 2008

Pemirsa Blog yg Budiman..

Setelah beberapa posting hanya diisi oleh download-an pertandingan MU, akhirnya saya tergerak juga untuk posting dalam arti sesungguhnya.. Kali ini mengangkat tentang suatu sistem *mungkin lebih tepatnya disebut tradisi* di negara ini yg menurut saya aneh. Seperti yg terjadi di tempat saya bekerja sekarang.

head1.gifKebetulan kemarin saya mendapat dinas luar untuk mengikuti meeting tentang pembuatan portal intranet perusahaan ini. Meeting yg sebenarnya gak penting itu diselenggarakan di kota Batu, Malang. Di salah satu Hotel yg lumayan mewah. Sampai2 menyedot uang saku saya sekitar 60% diluar biaya transport!! *keluh*

Tapi untunglah masih ada sisa sedikit untuk sekedar mampir ke kota tanah air saya dan mentraktir keluarga dan handai taulan cemilan tak berarti. Saya jadi membayangkan, selama bekerja di tempat ini saya sudah sering dinas luar kota. Dan lumayan banyak juga ‘keuntungan’ dari sisa uang saku saya. Tapi bagaimana dengan kawan2 di lapangan? Yg setiap hari berhadapan dengan mesin2? Mereka sangat jarang dinas luar. Paling2 kalau ada acara ya yg dikirim atasan mereka. Bagaimana dengan mereka yg jabatannya dibawah saya? Mereka mungkin sama sekali belom pernah merasakan perjalanan dinas luar kota.

Bandingkan dengan bos2 diatas sana. Hampir tiap minggu mereka mengarungi berbagai kota di Jawa untuk meeting ini dan itu. Bayangkan berapa ‘keuntungan’ dari sisa uang saku perjalanan dinasnya?? (more…)

Posted in Ordinary Days | 5 Comments »

The Evolution of My Cell Phone

Monday, October 13th, 2008

Pemirsa Blog yg Budiman..

Hari ini hampir semua orang dari golongan ekonomi menengah dan keatas, pasti memiliki telepon genggam, yg akrab disapa dengan HP, singkatan dari Hand Phone. Yg bisa diartikan secara harfiah adalah telepon tangan, yaitu telepon yg bisa dibawa kemana2 menggunakan tangan, bukan dengan kaki, ataupun dengan ketiak. Pada perkembangannya, handphone juga di sebut sebagi Cellular Phone, atau Telepon Sellular, biasa disingkat ponsel.

Begitu pula dengan saya, tidak mau ketinggalan memliki ponsel. Terhitung sejak tahun 2001 saya mulai menggenggam sendiri ponsel, hadiah dari orang tua karena… Hmm karena apa ya? Sebenarnya tidak ada hal yg perlu dibanggakan sehingga saya patut diberi ganjaran sebuah ponsel. Hiks..

no3310_00.jpgPonsel pribadi yg saya genggam pertama kali adalah Nokia 3310, sebuah ponsel yg baru keluar di awal 2001 waktu itu. Kala itu ponsel yg hanya bisa menyimpan 100 nama di phonebooknya ini sudah terlihat sangat canggih. Dia menggeser 3210 yg merupakan ponsel pendahulunya yg cukup sukses di pasaran. Untuk menggunakan ponsel ini, saya waktu itu harus membeli sebuah SIM Card berlabel Simpati, berisi pulsa 150rb, dan dibanderol seharga 350rb!! Benar2 harga yg fantastis, bandingkan dengan harga SIM Card perdana sekarang.. (more…)

Posted in Ordinary Days | 4 Comments »

Dicopas ke KASKUS

Thursday, September 4th, 2008

copas.jpgPemirsa Blog yg Budiman..

Ada yg menarik waktu sore ini saya jalan2 di Lounge Kaskus. Ada judul salah satu thread yg mirip banget dengan salah satu postingan saya di blog ini. Dan ternyata setelah dibuka, isinya benar2 tidak ada bedanya sampai ke titik koma nya.. Hanya bedanya sapaan “Pemirsa Blog yg Budiman” diganti dengan sapaan “Kaskuser”.. Hehehe Ternyata Postingan saya cukup laku untu dicopas (copy-paste) di Kaskus.

Posted in Ordinary Days | 2 Comments »

I Love Silly Quotes


“Ichu bechul..”

by Cincha Lowra

Search


Be My Friend!

 
Ryan Aniestyo's Facebook Profile

Banners

United Indonesia

VoIP Official Website!

Indonesia Bergerak!

Jangan Asal Copy Paste!



Jangan Kutip Roy Suryo

Feed My Fish


Visit Jogja!


flight schedule