Pemirsa Blog yg Budiman..
Berapa usiamu sekarang? 17? 18? Percayalah, saya pun pernah merasakan rasanya menjadi remaja seumuran itu. Saat2 dimana rumah menjadi seperti penjara. Saat2 dimana semua orang dewasa menjadi terdengar sok tau dan seperti tidak pernah muda. Saat2 dimana jalanan lebih membuatmu nyaman daripada kasur di kamarmu sendiri.
Kamu mulai mencoba menyalakan batangan tembakau sepanjang 9 cm yg biasa disebut rokok. Berteman akrab dengan gitar. Mengutip kata2 para musisi2 urakan yg mati overdosis atau mati bunuh diri. Menjadikan mereka seakan2 mereka musisi yg menjadikan WR Supratman atau Ludwig Van Bethoven seperti musisi kacangan. Dan semua itu justru membuatmu semakin dianggap makhluk aneh oleh orang tua dan keluarga. Kamu semakin merasa mereka musuh nomor satu yg mengekang kebebasanmu.
Di saat2 seperti itu biasanya dulu saya akan segera ada di barisan terdepan konser2 musisi rock. Saya bahkan tidak peduli mereka terkenal atau tidak. Saya tidak peduli mereka membawakan musik rock jenis apa. Heavy Metal? Trash Metal? Nu Metal? Hip Metal? Bahkan Punk atau Ska sudah cukup untuk saya. Yg penting berada disana membuat saya memiliki keluarga yg benar2 memahami saya. Mereka membuat saya berkeringat, babak belur bila harus slam dance dengan penonton lain, kehabisan napas, kaki terinjak2, dan berbagai macam siksaan lain. Tapi satu hal, mereka membuat saya bahagia. Mereka membuat saya tertawa lepas. Membuat saya mengumpat sampai tenggorokan tercekat dan suara habis. Membuat saya menghempaskan badan kesana kemari sampai saya tak punya tenaga lagi. (more…)
|
June 1st, 2009
7287pwkr

Jamal Malik is one question away from winning 20 Million Rupees. How did he do it?
A. He cheated
B. He’s lucky
C. He’s a genius
D. It is written
Benar Pemirsa Blog yg Budiman, film ini dibuka dengan pertanyaan diatas. Apa sebab Jamal Malik memenangkan 20 juta rupee? Apakah dia curang, beruntung, jenius, atau memang sudah ditakdirkan? Kita akan mengetahui jawabannya diakhir tulisan ini..
Sebuah film karya Danny Boyle, sutradara Inggris yg membuat film berlatar India dan dibintangi oleh aktor/aktris India yg tidak terkenal semua. Bahkan saya hanya mengenal Anil Kapoor, itu juga karena dia sering muncul di film2 India jaman SD dulu yg sering ditayangkan di TPI. .
Kisah dibuka dengan adegan disiksanya Jamal Malik yg sedang disiksa polisi India, dipaksa mengaku bagaimana mungkin dia bisa selalu menjawab dengan benar semua pertanyaan (tinggal 1 pertanyaan terakhir) di kuis Who Wants To Be A Millionaire, padahal ia hanya seorang chai-walla (office boy) di sebuah Call Center operator selluler di India. Sementara tidak pernah ada orang yg sanggup melewati 16.000 rupee, termasuk dokter atau profesor sekalipun.
Dari sana terungkap, bahwa Jamal bisa menjawab semua pertanyaan karena memang semua pertanyaan itu dia tahu jawabannya. Darimana dia tahu jawabannya? Dari pengalaman hidupnya sendiri.. (more…)
|
March 30th, 2009
7287pwkr
Pemirsa Blog yg Budiman..
Setelah sekian lama akhirnya saya kembali beraktifitas di dunia per-blog-an. Mungkin banyak diantara anda yg penasaran, apa yg terjadi dengan saya, dan menunggu2 postingan terbaru saya. Untuk itu saya mengucapkan beribu kata maaf. Bukan bermaksut membuat hati anda sekalian gundah gulana, tapi memang saya benar2 sedang terserang hiatus.
Sebenarnya bukan hanya hiatus semata. Tapi memang kesibukan saya benar2 sedang dipuncak. Sejak kisah sukses saya diangkat sebagai pegawai tetap di perusahaan tempat saya bekerja sekarang, entah mengapa pekerjaan menjadi tiada habisnya. Apalagi pengangkatan tersebut disertai dengan dipindahnya salah satu partner in crime saya di kantor ini, menuju ke kantor pusat. Tadinya perubahan status dari team IT menjadi single fighter IT ini saya kutuk habis2an. Sempat membuat saya down beberapa saat karena merasa ini benar2 tidak adil. Newbie seperti saya harus berjibaku sendirian di kantor ini? (more…)
|
February 18th, 2009
7287pwkr
Pemirsa Blog yg Budiman..
Tulisan ini ditemukan di salah satu thread di Kaskus. Sebenarnya singkat, sederhana. Tapi cukup dalam. Berikut petikannya:
Friendster adalah solusi menyenangkan bagi cowok-cowok yang sulit dan
takut memulai hubungan di dunia nyata. Cewek terbiasa dengan tumpukan pesan & wink setiap hari dari puluhan cowok kelaparan. Jangankan dibalas, dibaca pun tidak, karena mereka sudah tahu apa tujuan kamu. Cewek dalam Friendster adalah makhluk egois yang hidup dan makan dari penyembahan para cowok budak dan fans-nya. Jika kamu mengirim message, wink, atau add as friend, kamu hanya akan menambah tinggi ego tersebut. Ilusi Harapan, Ilusi Upaya. Kamu merasa seolah berhasil mendapatkan cewek hanya dengan berhasil Add As Friend atau karena dia menjawab message pertamamu Sekalipun dia tidak pernah membalas lagi kemudian, kamu tetap merasa sudah berhasil memulai sebuah hubungan Menyedihkan. Saya tidak anti Friendster jelas tempat yang menyenangkan untuk bermain-main dan mencari teman. Kita patut berterimakasih pada penciptanya. Tapi jika tujuanmu adalah mendapatkan cewek, DEMI TUHAN kamu harus BERHENTI mengudak-Aduk disana.
Nasihat yg harus dipertimbangkan oleh sebagian [besar] orang. Get The Life! Tapi thanx to friendster, karena saya pun mengenal Pindut dari sana..
|
November 28th, 2008
7287pwkr

[EPL] Arsenal vs Man United [2-1]
8th November 2008
22′ [1 - 0] S. Nasri > 1-0 Samir Nasri
48′ [2 - 0] S. Nasri > 2-0 Samir Nasri
90′ [2 - 1] R.d. Silva > 2-1 Rafael da Silva
Highlights: 1st Half mediafire / 2nd Half Mediafire
Pemirsa Blog yg Budiman..
Postingan kali ini bukan hanya menyediakan link download, tapi juga menyajikan liputan nonton bareng United Indonesia di acara The Stadium, Football Experience. Acara nonton bareng yg diprakarsai United Indonesia, XL, AoraTV, dan Gillete ini diadakan di Plaza Barat Stadion Gelora Bung Karno.
Sebenernya hari itu acara terancam batal, acara di ruang terbuka tentu saja sulit digelar ditengah keadaan hujan lebat. Saya dan Firmawan padahal sudah siap dengan kostum merah United bernomor 11 dan 7. Kick Off diagendakan pukul 19.30, tapi pukul 18 hujan justru semakin menjadi2. Akhirnya dengan penuh keyakinan bahwa hujan akan reda pada saat kick-off, kami menggeber Supra milik Firmawan menembus hujan badai. Sampai di venue, keadaan jauh dari ramai, hujan masih deras. Setelah mencap tiket, kami masuk ke tengah venue, masih mengenakan jas hujan yg sedari tadi setia menemani. Ajaib! Hujan berhenti!
United Indonesia yg ternyata sedari tadi menepi berteduh segera meramaikan venue dengan yel2 kebanggaan United.
Glory Glory Man United
Glory Glory Man United
Glory Glory Man United
As The Reds Go Marching On On On!
Perjalanan berjalan alot, dan seperti sudah kita ketahui bersama, United menyerah 1-2 dari Arsenal yg memang bermain lebih baik. Salut untuk The Gunners. Walaupun kalah, tapi malam itu tidak sia2, selain mendapat 5 kaleng Springles untuk cemilan di malam hari, 7 bungkus Collectors Card Man United juga berhasil saya rampas dari MC Bule yg membagi2kannya secara gratis.
Kejutan malam itu adalah gol indah Rafael Da Silva. Pemain muda belia itu mencetak gol perdananya untuk United malam itu. Sebagai pemain baru yg belom dikenal ini sebuah kejutan, mengingat saat dia dimasukkan di pertengahan babak kedua menggantikan Garry Neville, display di televisi bahkan tidak mencantumkan namanya, Hanya nomornya!
Better next time, Reds..
|
November 9th, 2008
7287pwkr
Pemirsa Blog yg Budiman..
Kemarin minggu siang, saya dan Pindut berencana cari suasana yg adem di tengah keadaan kota Jakarta yg puanasss.. Akhirnya setelah browsing2, terutama browsing situs21, diputuskan nonton. Dan pilihan jatuh ke film Cinta Setaman. Film karya Harry Dagoe, sutradara yg hanya menjadi aktor di film yg disutradarainya. Film yg menghadirkan 27 aktor dan aktris terkenal.
Di jakarta, film ini hanya hadir di 5 bioskop, karena ternyata film ini film yg sudah cukup lama beredar, dan hampir selesai masa tayangnya. Di Slipi Jaya pun film ini hanya kebagian 2 jam tayang di salah satu studio. Beda banget dengan film2 lain yg dapat jatah satu studio, full seharian. Dan saat itu penontonnya pun tinggal sedikit. Hmm mungkin karena film ini sudah hampir habis masa tayangnya.
Tapi ternyata mungkin sebabnya bukan itu. Hehehe
Film ini di sutradarai oleh Harry Dagoe, sutradara idealis yg cukup berbakat. Filmnya Pachinko And Everyone Happy (2001) cukup mendapat sambutan masyarakat internasional. Film ini digadang2 bakalan booming karena diperankan oleh 27 aktor dan aktris ternama semacam Nicholas Saputra, Surya Saputra, Marsha Timothy, Atiqah Hasiholan, Lukman Sardi, Davina, Jajang C Noer, Slamet Rahardjo, Ria Irawan, Harry Dagoe Suharyadi, Djenar Maesa Ayu, Alex Abbad, Rudy wowor, Julia Perez, Indy Barend, Dennis Adiswara, Joko Anwar, Yan Wijaya dll. Film ini menceritakan 8 kisah cinta, kisah cinta yg tidak selalu manis, tapi realistis. Sangat realistis. Pemirsa, ijinkan saya menceritakan sedikit kisahnya, bukan bermaksut jadi spoiler..Jadi bagi anda yg tidak ingin tau ceritanya sebelum nonton, jangan lanjutkan membaca.. (more…)
|
November 3rd, 2008
7287pwkr
Pemirsa Blog yg Budiman..
Setelah postingan kemaren tentang keanehan negara ini, dalam hal perusahaan/instansi pemerintah/negara, saya juga menemukan kenehan lain, tapi kali ini dari sisi masyarakat umum.
Pindut yg sekarang sudah terjerembab ke dalam dunia pengangguran, sekarang disibukkan dengan aktivitas cari kerja. Join milis ini itu, daftar di situs2 lowongan kerja, beli Kompas Sabtu-Minggu hanya untuk membaca Klasika, dan rajin2 menggosip demi mendengar cipratan berita lowongan dari handai taulan. Saya juga tak ketinggalan ikutan sibuk buka2 koran dan milis supaya ada hot news untuk Pindut. Dan dari sana saya melihat beberapa keanehan lagi..
Lowongan yg tidak menyertakan nama perusahaan
Saya benar2 tidak mengerti apa maksud orang yg membuka lowongan pekerjaan, tanpa menyebutkan nama perusahaan dengan jelas. Bahkan dibela2in menggunakan alamat PO.BOX agar alamat kantornya tidak ketahuan orang.
- Yg pertama, (more…)
|
October 30th, 2008
7287pwkr
Pemirsa Blog yg Budiman..
Setelah beberapa posting hanya diisi oleh download-an pertandingan MU, akhirnya saya tergerak juga untuk posting dalam arti sesungguhnya.. Kali ini mengangkat tentang suatu sistem *mungkin lebih tepatnya disebut tradisi* di negara ini yg menurut saya aneh. Seperti yg terjadi di tempat saya bekerja sekarang.
Kebetulan kemarin saya mendapat dinas luar untuk mengikuti meeting tentang pembuatan portal intranet perusahaan ini. Meeting yg sebenarnya gak penting itu diselenggarakan di kota Batu, Malang. Di salah satu Hotel yg lumayan mewah. Sampai2 menyedot uang saku saya sekitar 60% diluar biaya transport!! *keluh*
Tapi untunglah masih ada sisa sedikit untuk sekedar mampir ke kota tanah air saya dan mentraktir keluarga dan handai taulan cemilan tak berarti. Saya jadi membayangkan, selama bekerja di tempat ini saya sudah sering dinas luar kota. Dan lumayan banyak juga ‘keuntungan’ dari sisa uang saku saya. Tapi bagaimana dengan kawan2 di lapangan? Yg setiap hari berhadapan dengan mesin2? Mereka sangat jarang dinas luar. Paling2 kalau ada acara ya yg dikirim atasan mereka. Bagaimana dengan mereka yg jabatannya dibawah saya? Mereka mungkin sama sekali belom pernah merasakan perjalanan dinas luar kota.
Bandingkan dengan bos2 diatas sana. Hampir tiap minggu mereka mengarungi berbagai kota di Jawa untuk meeting ini dan itu. Bayangkan berapa ‘keuntungan’ dari sisa uang saku perjalanan dinasnya?? (more…)
|
October 28th, 2008
7287pwkr
Previous Posts